Es Krim Nitrogen Trend Kuliner Saat Ini

Sejarah mencatat bahwa manusia mengenal teknik kuliner ketika manusia purba mulai membakar daging hewan buruan, dan hingga saat ini teknik pemanggangan dan pembakaran diatas bara api masih dapat kita temukan mulai dari masyarakat yang paling primitif dan terisolir sampai manusia modern. Seiring waktu, variasi dan jenis kuliner semakin berkembang bersamaan dengan perkembangan cara-cara bercocok tanam dan ditambah dengan adanya perkembangan teknologi pengolahan hasil-hasil tanam tersebut.

Jenis kuliner yang dulunya monoton dengan hanya menggunakan bara api kini makin bervariasi dan mulai merambah kepada sensasi rasa dingin atau es, maka diciptakanlah “ES KRIM”.

Sejarah Ice Cream atau Es Krim

Orang belum mengetahui secara pasti kapan Ice Cream atau Es Krim dalam pengucapan Bahasa Indonesia diciptakan, namun ada beberapa laporan seperti dari BBC yang melaporkan bahwa campuran beku susu dan beras ditemukan di Cina sekitar 200 Sebelum Masehi (SM), dan di tahun 618-97 M, Raja Tang dari Dinasti Shang telah menyuruh 94 orang untuk membuat hidangan yang terbuat dari susu kerbau beku, tepung, dan kamper. Dalam kabar lain, Kaisar Nero dari Romawi telah membawa es dari gunung dan dikombinasikan dengan topping buah.

Resep rasa es pertama kali muncul dalam Bahasa Perancis pada tahun 1674 di “Nicholas Lemery’s Recueil de curiositéz rares et nouvelles de plus admirables effets de la nature” dan juga muncul resep untuk rasa es di “François Massialot’s Nouvelle Instruction pour les Confitures, les Liqueurs, et les Fruits” yang dimulai dengan edisi 1692. Namun secara umum, diprediksi resep es krim pertama kali muncul pada abad 18 di Inggris dan Amerika yaitu dengan diterbitkannya sebuah resep es krim di “Mrs. Mary Eales’s Receipts” di London pada tahun 1718.

Dahulu, pembuatan eskrim bisa dikatakan membutuhkan waktu lama, membutuhkan kesabaran dan bisa dikatakan agak merepotkan. Proses ini dimulai dengan membuat adonan eskrim dari bahan yang umumnya campuran susu, gula dan mix buah-buahan atau rasa lainnya dimasukan ke pembeku bisa ke dalam lemari pendingin atau dengan cara konvensional yaitu dengan  mengelilingi ember yang beirisi adonan es krim tersebut dengan menggunakan es dan garam kemudian diaduk terus-menerus sampai menjadi lengket dan jadilah es krim. Namun saat ini, dan seiring dengan perkembangan jaman, es krim bisa dibuat secara instan dengan menuangkan nitrogen cair atau liquid nitrogen kedalam adonan es krim tersebut dan …. voila… jadilah es krim instan.

Apa itu Nitrogen ?

Nitrogen dengan lambang rumus kimia N2 adalah gas yang tidak ada berbau (odorless), tidak berwarna (colorless), tidak berasa (tasteless), dan termasuk jenis gas Inert yaitu gas diatomik bukan logam yang stabil dan sangat sulit berekasi dengan unsur dan senyawa lainnya. Nitrogen (N2) mengisi kurang lebih 78% komposisi atmosfer bumi sisanya Oxygen (O2) 21%, Argon (Ar) 1% dan gas lainnya. Pada skala industri, Nitrogen (N2) diproduksi dalam jumlah kuantiti dan volume yang besar di pabrik pemisahan udara dengan menghisap, menyaring, membagi, memampatkan, mendinginkan dan terakhir mencairkan udara menjadi tiga jenis gas yaitu Nitrogen (N2), Oksigen (O2), dan Argon (Ar). Nitrogen (N2) berubah wujud dari bentuk gas menjadi cair pada suhu cryogenic yang sangat rendah yaitu -210 derajat celcius.

Pada dasarnya Nitrogen (N2) berbentuk gas dan melalui proses industri, Nitrogen (N2) dapat dicairkan melalui proses cryogenic atau yang disebut Nitrogen (N2) Cair (liquid) namun apabila suhu naik, Nitrogen (N2) dapat kembali menjadi gas.  Sedangkan aplikasi Nitrogen (N2) untuk Es Krim yang dipakai adalah kerendahan suhu Nitrogen (N2) cair untuk mendinginkan temperatur Es Krim sehingga membeku dalam waktu singkat tanpa harus merubah rasa.

Kontainer atau Wadah Nitrogen (N2) untuk es krim

Nitrogen (N2) cair harus dikemas dalam kemasan atau kontainer yang didesign untuk menjaga suhu agar tetap stabil sehingga Nitrogen (N2) tetap menjadi cair (liquid) dan tidak menjadi gas, berikut macam kontainer atau wadah untuk menjaga Nitrogen (N2) tetap cair, Nitrogen (N2) pada bentuk cair (Liquid N2) atau kadang disingkat LIN disimpan dan ditransport dalam wadah kontainer bejana antara lain :

  • Tabung Dewar : dipergunakan untuk menyimpan Nitrogen (N2) cair kapasitas dibawah 50LiterTabung dewar
  • Tabung Vessel Gas Liquid (VGL) atau Portable Gas Supply (PGS) : dipergunakan untuk menyimpan Nitrogen (N2) cair kapasitas 150 Liter keatas

VGL

  • Tanki/Cryogenic Tank atau Bulk atau Isotank : dipergunakan untuk menyimpan Nitrogen (N2) cair kapasitas 1.000 Liter keatasTanki  Liquid Gas O2, N2, Ar, CO2, He, H2

 Tips Cara Membuat Es Krim Nitrogen

Setelah mengetahui jenis wadah kontainer Nitrogen (N2). Pembuatan es krim dengan menggunakan Liquid Nitrogen (N2) bisanya dilakukan oleh restaurant atau pengusaha kuliner, namun untuk skala rumah dan coba-coba tentu akan merogoh kocek Anda, hal ini dikarenakan wadah kontainer Nitrogen cair bisa terbilang agak mahal dan kadang harus impor dimana membutuhkan waktu yang agak lama (indent) untuk mendatangkannya ke Indonesia, sedangkan liquid Nitrogen bisa dibilang agak murah namun membeli liquid harus juga membeli kontainernya juga kan? Liquid Nitrogen bisa direfill kembali.

Tempat Jual Tabung VGL / PGS dan Tempat Refill serta Isi Ulang Nitrogen Cair

PT. Gas Depo Industry sebagai perusahaan Liquid dan Gas Industri  teintegrasi menyediakan Tabung Dewar dan Tabung Vessel Gas Liquid (VGL) atau Portable Gas Supply (PGS) dalam berbagai ukuran dan merk yang dikehendaki pelanggan seperti Tabung Dewar merk Taylor Wharton USA, Tabung Dewar merk YDS China dan juga VGL merk BTIC China dan Taylor Wharton USA. Perusahaan kami juga melayani refill atau isi ulang Nitrogen (N2) cair.

Segera Hubungi Tim Sales dan Call Center kami untuk pemesanan kelangkapan alat Nitrogen (N2) untuk Es Krim dari PT. Gas Depo Industry

CALL CENTER : 08179867722

E-MAIL : sales@gasdepo.co.id

Oleh :
Kategori : Produk
Hubungi kami

PT Gas Depo Industry

CALL CENTER : 08179867722
Ruko Niaga Dukuh Zamrud Blok. B3 No. 87 Pedurenan
Mustika Jaya – Bekasi Jawa Barat – Indonesia
E-mail: sales@gasdepo.co.id